STIS Syarif Abdurrahman Pontianak Berpartisipasi dalam Musyawarah Ranting dan Musppanitera Ranting Gerakan Pramuka Pontianak Tenggara 2025

STIS Syarif Abdurrahman Pontianak Berpartisipasi dalam Musyawarah Ranting dan Musppanitera Ranting Gerakan Pramuka Pontianak Tenggara 2025

Pontianak, 2025 — Gerakan Pramuka Kecamatan Pontianak Tenggara menyelenggarakan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musppanitera Ranting Tahun 2025 sebagai agenda penting dalam menentukan arah kebijakan organisasi di tingkat ranting. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib, dinamis, dan penuh semangat kebersamaan, dihadiri oleh para pembina, pengurus, serta perwakilan penegak–pandega dari berbagai gugus depan.

Musran dan Musppanitera Ranting ini bertujuan melakukan evaluasi program pembinaan pramuka periode sebelumnya, merumuskan strategi pengembangan gerakan kepanduan, serta menyusun rencana kerja untuk periode mendatang. Selain itu, forum Musppanitera memberikan ruang khusus bagi penegak dan pandega untuk menyampaikan aspirasi, gagasan kreatif, serta rekomendasi yang relevan dengan kebutuhan pembinaan generasi muda saat ini.

Pada kegiatan tahun ini, STIS Syarif Abdurrahman Pontianak turut berpartisipasi dengan mengirimkan dua mahasiswa sebagai delegasi, yaitu Aisyah Ramadhani dan Rafly Hadziqi. Keduanya hadir mewakili Gugus Depan Sultan Sy. Abdurrahman Al-Qadrie dan Gugus Depan Aisyah RA, yang berada di bawah naungan kampus tersebut.

Selama musyawarah berlangsung, Aisyah dan Rafly aktif terlibat dalam sidang komisi, menyampaikan usulan program, serta memberikan pandangan terkait penguatan pendidikan karakter, peningkatan kegiatan sosial kemasyarakatan, dan optimalisasi peran pramuka penegak–pandega dalam lingkungan perguruan tinggi. Kontribusi mereka mendapat apresiasi dari peserta musyawarah karena dinilai memberikan perspektif yang segar dan konstruktif.

Musyawarah Ranting dan Musppanitera Ranting 2025 ini ditutup dengan penetapan rekomendasi serta rencana kerja baru yang diharapkan mampu mendorong Gerakan Pramuka Pontianak Tenggara menjadi semakin inovatif, adaptif, dan berdaya guna bagi masyarakat dan generasi muda.

Mahasiswa STIS Syarif Abdurrahman Pontianak Dalami Praktik Bisnis Syariah melalui Outing Class ke CV Arli Singkawang

Mahasiswa STIS Syarif Abdurrahman Pontianak Dalami Praktik Bisnis Syariah melalui Outing Class ke CV Arli Singkawang

Mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah (STIS) Syarif Abdurrahman Pontianak melaksanakan kegiatan outing class ke CV Arli Singkawang pada hari Rabu, 05 November 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran praktis mata kuliah Hukum Ekonomi Syariah, yang bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa tentang penerapan prinsip-prinsip syariah dalam dunia bisnis dan industri.

Dalam kunjungan tersebut, para mahasiswa didampingi oleh dosen pengampu mata kuliah, Eka Nurhayati Ishak, SE., S.H., M.H. Rombongan disambut hangat oleh pihak manajemen CV Arli Singkawang, yang kemudian memberikan penjelasan mengenai profil perusahaan, sistem manajemen keuangan, dan praktik usaha yang berlandaskan etika bisnis Islam.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pemahaman mendalam mengenai penerapan nilai-nilai kejujuran, keadilan, dan transparansi dalam aktivitas ekonomi sebagaimana diatur dalam prinsip syariah. Selain sesi diskusi dan tanya jawab, mahasiswa juga berkesempatan melihat secara langsung proses operasional perusahaan, termasuk penerapan akad-akad bisnis yang sesuai dengan ketentuan hukum Islam.

Kegiatan outing class ini menjadi sarana penting untuk menjembatani teori yang diperoleh di ruang kuliah dengan praktik nyata di lapangan. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memahami konsep hukum ekonomi syariah secara tekstual, tetapi juga dapat melihat bagaimana konsep tersebut diterapkan dalam kegiatan usaha yang sesungguhnya.

Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama dan penyerahan cenderamata sebagai bentuk apresiasi kepada pihak CV Arli Singkawang atas sambutan dan kerjasama yang baik.

STIS Syarif Abdurrahman Pontianak Ucapkan Selamat atas Pengukuhan Dr. Yusuf, M.H.I. sebagai Asesor Penjaminan Mutu Eksternal Pondok Pesantren

STIS Syarif Abdurrahman Pontianak Ucapkan Selamat atas Pengukuhan Dr. Yusuf, M.H.I. sebagai Asesor Penjaminan Mutu Eksternal Pondok Pesantren

Civitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Syarif Abdurrahman Pontianak menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian yang diraih oleh Dr. Yusuf, M.H.I., Wakil Ketua I Bidang Akademik. Beliau resmi dikukuhkan sebagai Asesor Penjaminan Mutu Eksternal Pondok Pesantren (Pendidikan Diniyah Formal dan Satuan Pendidikan Mu’adalah/Dikdasmen) oleh Majelis Masyayikh Republik Indonesia.

Pengukuhan ini merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi, pengalaman, serta komitmen Dr. Yusuf dalam mengembangkan mutu pendidikan Islam, khususnya di lingkungan pesantren. Peran asesor diharapkan mampu memberikan kontribusi besar dalam mengawal kualitas penyelenggaraan pendidikan pesantren agar tetap unggul, relevan, dan berdaya saing di era modern.

Ketua STIS Syarif Abdurrahman Pontianak beserta seluruh sivitas akademika turut mendoakan agar amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta membawa keberkahan. Semoga dengan peran baru ini, Dr. Yusuf semakin mampu berkontribusi nyata dalam peningkatan mutu pendidikan pesantren di Indonesia.

Prestasi ini sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika STIS Syarif Abdurrahman Pontianak untuk terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi Islam yang unggul dan berintegritas.

STIS Syarif Abdurrahman Pontianak Gelar Pengenalan Budaya Akademik untuk Mahasiswa Baru

STIS Syarif Abdurrahman Pontianak Gelar Pengenalan Budaya Akademik untuk Mahasiswa Baru

Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Syarif Abdurrahman Pontianak menyelenggarakan kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan bagi mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam membekali mahasiswa baru dengan pemahaman menyeluruh tentang dunia perkuliahan, sistem akademik, serta kehidupan kemahasiswaan di lingkungan kampus STIS.

Kegiatan ini terbagi dalam tiga sesi utama, masing-masing menghadirkan narasumber yang kompeten dan memiliki peran strategis dalam pengembangan akademik dan kemahasiswaan STIS.

Sesi pertama dibuka oleh Wakil Ketua I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Yusuf, S.H.I., M.H.I. Dalam pemaparannya, Dr. Yusuf menjelaskan struktur dan sistem akademik yang berlaku di STIS, termasuk kurikulum, sistem kredit semester, evaluasi hasil belajar, hingga etika akademik yang wajib dijunjung oleh seluruh mahasiswa. Ia juga menyoroti pentingnya mahasiswa memahami hak dan kewajiban dalam kegiatan akademik dan non-akademik.

“Mahasiswa tidak hanya dituntut cerdas secara intelektual, tetapi juga harus aktif, disiplin, dan menjunjung tinggi etika dalam menempuh studi,” ujarnya. Selain itu, Dr. Yusuf juga memperkenalkan berbagai layanan kemahasiswaan dan peluang pengembangan diri di luar kelas.

Sesi kedua diisi oleh Ketua STIS, Dr. Etika Rahmawati, S.H., M.Kn., yang membawakan materi mengenai struktur organisasi kampus dan tata kelola kelembagaan. Beliau menjelaskan bagaimana peran masing-masing unsur pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta lembaga-lembaga penunjang akademik di lingkungan STIS. Penjelasan ini bertujuan agar mahasiswa baru memahami mekanisme birokrasi dan dapat berinteraksi secara tepat dengan berbagai unit kampus.

Dr. Etika juga menekankan bahwa kampus bukan hanya tempat belajar, tetapi juga tempat membentuk karakter, jaringan, dan kontribusi sosial. “Pahami sistemnya, hormati prosesnya, dan maksimalkan setiap peluang untuk tumbuh dan berkembang di kampus ini,” pesannya.

Sebagai penutup, sesi ketiga disampaikan oleh Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIS, Satria Mandala Putra, yang memperkenalkan dunia kemahasiswaan dari perspektif organisasi intra kampus. Dalam presentasinya, Satria menjelaskan berbagai organisasi kemahasiswaan yang aktif di STIS, seperti BEM dan komunitas-komunitas mahasiswa.

Ia mengajak mahasiswa baru untuk tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga aktif berorganisasi sebagai bentuk aktualisasi diri dan pengembangan soft skills. “Kampus adalah ruang pembelajaran yang luas. Aktiflah di organisasi untuk menambah pengalaman, relasi, dan wawasan,” ungkapnya dengan semangat.

Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan mendapat sambutan antusias dari para mahasiswa baru. Dengan diselenggarakannya pengenalan budaya akademik ini, diharapkan mahasiswa baru STIS Syarif Abdurrahman dapat lebih siap menghadapi dunia perkuliahan dan aktif berkontribusi dalam kehidupan kampus secara positif dan produktif.

Studium Generale Mahasiswa Baru STIS Syarif Abdurrahman Pontianak: Mengupas Isu Strategis Ketahanan Keluarga dan Penegakan Hukum di Era Digital

Studium Generale Mahasiswa Baru STIS Syarif Abdurrahman Pontianak: Mengupas Isu Strategis Ketahanan Keluarga dan Penegakan Hukum di Era Digital

Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Syarif Abdurrahman Pontianak menggelar kegiatan Studium Generale bagi mahasiswa baru tahun akademik [isi tahun], sebagai bagian dari pembukaan perkuliahan awal semester. Kegiatan ini dilaksanakan di aula STIS Syarif Abdurrahman Pontianak dan dihadiri oleh seluruh mahasiswa baru.

Acara Studium Generale ini menghadirkan dua narasumber kompeten dengan latar belakang keilmuan dan pengalaman yang mumpuni di bidangnya. Narasumber pertama adalah Bapak Mastur, S.Ag, selaku Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pontianak Selatan, yang membawakan materi bertema “Membangun Ketahanan Keluarga di Era Digital: Tantangan dan Peluang Hukum Keluarga Islam di Masa Depan.”

Sementara itu, narasumber kedua adalah Ibu Dr. Etika Rahmawati, S.H., M.Kn, yang juga menjabat sebagai Ketua STIS Syarif Abdurrahman Pontianak. Beliau menyampaikan materi bertajuk “Genealogi Korupsi: Melihat dan Menentukan Arah Kebijakan Penegakan Hukum di Indonesia.”

Kegiatan Studium Generale ini mendapat respon antusias dari para mahasiswa baru yang aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan kepada para narasumber. Acara ditutup dengan harapan agar kegiatan seperti ini dapat terus menjadi wahana pembelajaran kritis dan membangun kesadaran akademik serta sosial mahasiswa sejak dini.

Dengan mengangkat isu-isu aktual dan relevan, STIS Syarif Abdurrahman terus berkomitmen menjadi perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga responsif terhadap dinamika masyarakat dan tantangan zaman.

Rapat Dosen dan Sosialisasi SIAKAD Sevima di STIS Syarif Abdurrahman Pontianak:

Rapat Dosen dan Sosialisasi SIAKAD Sevima di STIS Syarif Abdurrahman Pontianak:

Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Syarif Abdurrahman Pontianak menyelenggarakan kegiatan Rapat Dosen sekaligus Sosialisasi Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) Sevima yang bertempat di aula STISSA.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh dosen tetap dan dosen tidak tetap STIS Syarif Abdurrahman, serta dipimpin langsung oleh Ketua STIS, Dr. Etika Rahmawati, S.H., M.Kn., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan akademik dan pengelolaan data mahasiswa secara digital dan terintegrasi.
Agenda pertama diawali dengan rapat dosen yang membahas berbagai isu strategis akademik, termasuk evaluasi perkuliahan semester sebelumnya, rencana pengajaran semester mendatang, dan upaya peningkatan mutu pendidikan sesuai dengan standar nasional pendidikan tinggi.
Setelah sesi rapat dosen, kegiatan dilanjutkan dengan Sosialisasi dan Pelatihan Penggunaan SIAKAD Sevima. Dalam sesi ini, para dosen diberikan pemahaman tentang fitur-fitur utama dalam SIAKAD, seperti pengisian Rencana Pembelajaran Semester (RPS), input nilai, presensi mahasiswa, serta mekanisme Kartu Rencana Studi (KRS) dan Kartu Hasil Studi (KHS) secara daring.
Tujuan utama dari sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam proses administrasi akademik, serta mendukung digitalisasi kampus sebagaimana diamanatkan oleh kebijakan transformasi digital pendidikan tinggi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh dosen STIS Syarif Abdurrahman dapat beradaptasi dan memanfaatkan sistem SIAKAD Sevima secara optimal, sehingga proses pembelajaran dan pelayanan akademik kepada mahasiswa dapat berjalan lebih baik, transparan, dan profesional.