Capacity Building Tenaga Kependidikan STIS Syarif Abdurrahman: Transformasi Kepemimpinan dan Ketangguhan Tim di Qubu Resort Kubu Raya, Pontianak

Capacity Building Tenaga Kependidikan STIS Syarif Abdurrahman: Transformasi Kepemimpinan dan Ketangguhan Tim di Qubu Resort Kubu Raya, Pontianak

STIS Syarif Abdurrahman Pontianak sukses menggelar agenda strategis bertajuk “Asesmen dan Penguatan Kapasitas Kepemimpinan” bagi seluruh tenaga kependidikan pada 8-9 Februari 2026 di Qubu Resort, Kubu Raya. Kegiatan capacity building ini merupakan hasil kolaborasi antara STIS Syarif Abdurrahman dengan Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (IKA UNDIP) serta tim Persona Consulting Pontianak. Program ini dirancang khusus untuk mentransformasi pola pikir staf melalui pendekatan psikologi manajerial guna mendukung visi institusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih dinamis.

​Selama dua hari intensif, para peserta mendapatkan pembekalan komprehensif dari jajaran narasumber ahli di bidangnya. Yulia Ekawati Tasbitha, S.Psi., M.M., Psikolog, bersama Nadya Hendrawati, S.Psi., M.Psi., Psikolog, dan Rika Andarti, S.Psi., M.Psi., Psikolog dari Persona Consulting membedah aspek psikologis kepemimpinan untuk membangun ketangguhan diri (resilience). Melengkapi perspektif tersebut, Kombes Pol. Yani Permana, S.I.K., M.H. memberikan penguatan terkait nilai-nilai integritas, disiplin, dan pentingnya koordinasi tim yang solid dalam mencapai performa kerja yang unggul.

​Fokus utama dari kegiatan ini adalah membangun ekosistem kolaborasi yang solid guna memangkas hambatan komunikasi antarunit kerja di lingkungan kampus. Tenaga kependidikan diajak untuk memahami bahwa kualitas pelayanan akademik adalah hasil sinergi kolektif, sehingga diperlukan kesamaan visi dalam menjalankan tugas rutin maupun strategis. Melalui rangkaian asesmen kepemimpinan, setiap staf didorong untuk mengenali kekuatan diri agar mampu berkontribusi lebih maksimal dalam mempercepat alur administrasi dan pelayanan kepada sivitas akademika.

​Selain kolaborasi, penguatan mentalitas adaptif ditekankan agar para staf tetap produktif di tengah dinamika dunia pendidikan yang terus berubah. Bimbingan dari para psikolog profesional membantu peserta dalam mengelola tekanan kerja dan mengubah tantangan menjadi peluang inovasi pelayanan. Dengan ketangguhan diri yang terasah, tenaga kependidikan diharapkan mampu menjadi motor penggerak yang solutif dan tetap konsisten dalam memberikan kinerja terbaik bagi STIS Syarif Abdurrahman Pontianak.

​Agenda ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menerapkan hasil pelatihan secara nyata dalam budaya kerja sehari-hari di kampus. Sinergi lintas lembaga yang terjalin memberikan wawasan baru dalam upaya peningkatan mutu internal yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel. Melalui langkah transformatif ini, STIS Syarif Abdurrahman Pontianak optimis dapat terus meningkatkan kualitas layanannya dan tumbuh menjadi institusi pendidikan tinggi yang unggul serta memiliki daya saing yang kuat di masa depan.

BEM dan Civitas Akademika STISSA Pontianak Berbagi Takjil di Sekitar Taman Digulis

BEM dan Civitas Akademika STISSA Pontianak Berbagi Takjil di Sekitar Taman Digulis

Dalam rangka memaknai bulan suci Ramadhan dengan kegiatan yang penuh keberkahan, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bersama civitas akademika STIS Syarif Abdurrahman Pontianak menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat di sekitar kawasan Taman Digulis, Pontianak.

Kegiatan ini dilaksanakan menjelang waktu berbuka puasa dengan membagikan paket takjil kepada para pengendara, pejalan kaki, serta masyarakat yang melintas di kawasan tersebut. Para mahasiswa bersama dosen dan tenaga kependidikan STISSA Pontianak turun langsung ke lokasi untuk membagikan takjil dengan penuh semangat dan kebersamaan.

Kegiatan berbagi takjil ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial sekaligus wujud kebersamaan antara mahasiswa dan civitas akademika dalam menebarkan kebaikan di bulan Ramadhan. Selain membantu masyarakat yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka, kegiatan ini juga menjadi momen untuk mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan kampus.

Masyarakat yang melintas di sekitar Taman Digulis tampak antusias menerima takjil yang dibagikan. Senyum dan ucapan terima kasih dari para penerima menjadi kebahagiaan tersendiri bagi para mahasiswa dan civitas akademika yang terlibat dalam kegiatan tersebut

Pelantikan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIS Syarif Abdurrahman Pontianak

Pelantikan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIS Syarif Abdurrahman Pontianak

Pelantikan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Syarif Abdurrahman Pontianak berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini menjadi momentum resmi dimulainya kepengurusan BEM periode terbaru yang diharapkan mampu membawa energi baru dalam menjalankan roda organisasi kemahasiswaan.

Acara pelantikan dihadiri oleh pimpinan STIS Syarif Abdurrahman Pontianak, dosen, civitas akademika, serta perwakilan mahasiswa. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh pimpinan kampus, yang secara simbolis mengukuhkan jajaran pengurus BEM untuk mengemban amanah dan tanggung jawab organisasi selama satu periode ke depan.

Pelantikan ini tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi juga awal tanggung jawab besar bagi pengurus BEM STIS Syarif Abdurrahman Pontianak untuk berkontribusi nyata dalam membangun iklim kemahasiswaan yang dinamis, produktif, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Pembekalan PKM-BH STIS Syarif Abdurrahman Pontianak

Pembekalan PKM-BH STIS Syarif Abdurrahman Pontianak

Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Syarif Abdurrahman Pontianak menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Hukum (PKM-BH) sebagai bagian dari upaya mempersiapkan mahasiswa sebelum terjun langsung ke tengah masyarakat. Kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman konseptual dan praktis mengenai penerapan ilmu hukum dan syariah dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Pembekalan PKM-BH diikuti oleh mahasiswa STIS Syarif Abdurrahman Pontianak yang akan melaksanakan pengabdian di berbagai wilayah. Materi yang disampaikan meliputi pemahaman peran mahasiswa sebagai agen perubahan, etika pengabdian kepada masyarakat, teknik identifikasi permasalahan hukum di masyarakat, serta strategi pemberian edukasi dan pendampingan hukum yang humanis dan berkeadilan.

Dalam sambutannya, pimpinan STIS Syarif Abdurrahman Pontianak menegaskan bahwa PKM-BH merupakan wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu mengaplikasikan teori yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, tanggung jawab moral, serta komitmen untuk membantu masyarakat dalam memahami dan mengakses keadilan hukum.

Melalui kegiatan pembekalan ini, mahasiswa dibekali kesiapan mental, intelektual, dan spiritual agar mampu menjalankan PKM-BH secara profesional, beretika, dan solutif. Diharapkan, kehadiran mahasiswa STIS Syarif Abdurrahman Pontianak di tengah masyarakat dapat memberikan kontribusi positif, khususnya dalam peningkatan kesadaran hukum dan penguatan nilai-nilai keadilan berbasis syariah.

Gubernur Kalimantan Barat Hadiri Wisuda ke-XXI STIS Syarif Abdurrahman Pontianak

Gubernur Kalimantan Barat Hadiri Wisuda ke-XXI STIS Syarif Abdurrahman Pontianak

Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., menghadiri secara langsung pelaksanaan Wisuda ke-XXI Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Syarif Abdurrahman Pontianak yang berlangsung khidmat. Kehadiran Gubernur menjadi wujud dukungan pemerintah provinsi terhadap penguatan pendidikan tinggi keagamaan Islam di Kalimantan Barat.

Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan menekankan bahwa keberhasilan meraih gelar sarjana merupakan buah dari kerja keras, ketekunan, serta dukungan orang tua dan keluarga. Ia juga mendorong para lulusan untuk terus mengembangkan ilmu, menjaga integritas, serta mengamalkan nilai-nilai Islam yang moderat, toleran, dan menjunjung persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.

menyampaikan apresiasi atas peran STIS Syarif Abdurrahman Pontianak dalam mencetak lulusan yang memiliki kompetensi keilmuan syariah, integritas moral, serta kepekaan sosial. Ia menegaskan bahwa lulusan perguruan tinggi keagamaan memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam bidang hukum, sosial kemasyarakatan, dan penguatan nilai-nilai moderasi beragama.

Prosesi Wisuda ke-XXI ini diikuti oleh para wisudawan dan wisudawati dari program studi Hukum Keluarga Islam. Suasana wisuda berlangsung penuh khidmat dan rasa syukur, disaksikan oleh pimpinan STIS, dosen, orang tua wisudawan, serta tamu undangan dari berbagai instansi.

Melalui wisuda ke-XXI ini, STIS Syarif Abdurrahman Pontianak meneguhkan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Wisuda ke-XXI STIS Syarif Abdurrahman Pontianak

Wisuda ke-XXI STIS Syarif Abdurrahman Pontianak

Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah (STIS) Syarif Abdurrahman Pontianak menyelenggarakan Wisuda Sarjana ke-XXI dengan khidmat dan penuh makna. Sebanyak 108 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan sebagai lulusan setelah menempuh dan menyelesaikan seluruh proses akademik sesuai ketentuan perguruan tinggi.

Prosesi wisuda dihadiri oleh pimpinan STIS Syarif Abdurrahman Pontianak, para dosen, civitas akademika, serta keluarga dan tamu undangan. Suasana berlangsung khusyuk dan penuh rasa syukur atas capaian para lulusan yang berhasil menyelesaikan studi di bidang keilmuan syariah.

Salah satu momen penting dalam rangkaian acara wisuda adalah pembacaan Prasetia Wisudawan yang dipimpin oleh Luluk Kurniawati, yang juga ditetapkan sebagai wisudawan terbaik pada Wisuda ke-XXI STIS Syarif Abdurrahman Pontianak. Dengan penuh keteguhan dan tanggung jawab, Luluk Kurniawati memimpin ikrar wisudawan sebagai wujud komitmen moral lulusan untuk mengamalkan ilmu, menjunjung tinggi etika akademik, serta menjaga nama baik almamater di tengah masyarakat.

Ketua STIS Syarif Abdurrahman Pontianak Dr. Etika Rahmawati, S.H., M.Kn. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh wisudawan dan wisudawati atas kerja keras, ketekunan, dan dedikasi selama menjalani proses perkuliahan.
“Wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal pengabdian di tengah masyarakat. Lulusan STIS Syarif Abdurrahman Pontianak diharapkan mampu menjadi sarjana yang berintegritas, berakhlak mulia, dan berkontribusi positif bagi umat dan bangsa,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Luluk Kurniawati menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para dosen, orang tua, serta seluruh pihak yang telah memberikan bimbingan dan dukungan selama masa perkuliahan. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat diamalkan secara nyata dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat.

Melalui Wisuda ke-XXI ini, STIS Syarif Abdurrahman Pontianak kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang kompeten di bidang syariah, berlandaskan nilai-nilai keislaman, serta siap menghadapi tantangan kehidupan sosial dan profesional.