Rangkaian Pengabdian Tuntas, STIS Syarif Abdurrahman Pontianak Resmi Tutup PKM-BH Kelas Reguler A
Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Syarif Abdurrahman Pontianak sukses menggelar agenda penutupan Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Hukum (PKM-BH) Tahun Akademik 2026 untuk Kelas Reguler A. Acara penutupan yang menjadi simbol selesainya masa bakti pengabdian mahasiswa ini dilaksanakan dengan penuh khidmat di ruang pertemuan kampus, dihadiri langsung oleh unsur pimpinan, panitia PKM-BH, serta seluruh mahasiswa peserta program kegiatan PKM-BH.
Acara dibuka dengan rangkaian seremonial yang dipandu oleh pembawa acara, mulai dari menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya hingga penyampaian laporan oleh Ketua Panitia PKM-BH. Memasuki agenda utama, suasana menjadi sangat interaktif saat memasuki sesi paparan laporan oleh peserta PKM-BH. Pada sesi ini, mahasiswa yang terbagi ke dalam 3 kelompok mempresentasikan hasil, temuan, serta pengalaman edukasi hukum yang mereka dapatkan selama terjun langsung di tengah masyarakat. Presentasi dilakukan secara bergantian oleh satu orang perwakilan dari masing-masing kelompok di depan para penguji dan audiens.

Setelah seluruh kelompok memaparkan laporan pengabdian mereka, acara dilanjutkan dengan momen penting yang dinantikan, yaitu penyerahan sertifikat penghargaan kegiatan PKM-BH. Prosesi penyerahan ini dilakukan secara langsung oleh Wakil Ketua 2 (Waka 2) yang sekaligus mengemban amanah sebagai Sekretaris PKM-BH, diserahkan kepada perwakilan mahasiswa sebagai apresiasi atas dedikasi dan tuntasnya program pengabdian yang telah dijalankan.

Setelah pembacaan doa bersama sebagai wujud rasa syukur atas kelancaran seluruh program pengabdian, acara pun diakhiri dengan sesi dokumentasi. Seluruh jajaran pimpinan kampus, dosen pembimbing, panitia, dan mahasiswa Kelas Reguler A yang kompak mengenakan jas almamater kuning kebanggaan saling berbaur untuk berfoto bersama, menandai suksesnya pelaksanaan PKM-BH tahun ini. Melalui berakhirnya kegiatan PKM-BH Kelas Reguler A ini, diharapkan bekal pengalaman hukum praktis yang telah dibagikan dan didapatkan oleh mahasiswa mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan, baik bagi masyarakat mitra maupun bagi peningkatan kapasitas akademis mahasiswa STIS Syarif Abdurrahman Pontianak sendiri.

Dosen STIS Syarif Abdurrahman Pontianak Mengikuti Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) Tahun 2026
Pontianak, Juni 2026 – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan profesionalisme dosen di lingkungan perguruan tinggi, dosen STIS Sultan Abdurrahman Pontianak, Toni S.H.I, M.H.I mengikuti kegiatan Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan (PTP) UIN Walisongo Semarang. Kegiatan ini merupakan salah satu program strategis yang bertujuan memperkuat kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian dosen sebagai pendidik profesional di perguruan tinggi.
PKDP menjadi bagian penting dalam proses pengembangan karier dosen, khususnya bagi dosen pemula yang sedang membangun kapasitas akademik dan keterampilan mengajar. Melalui program ini, peserta mendapatkan berbagai materi yang dirancang untuk mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama dalam bidang pendidikan dan pengajaran.
Selama pelaksanaan kegiatan, peserta memperoleh pembelajaran yang komprehensif mengenai berbagai aspek penting dalam dunia pendidikan tinggi. Materi yang diberikan meliputi perencanaan pembelajaran berbasis capaian pembelajaran lulusan (CPL), penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), strategi pembelajaran aktif, metode asesmen dan evaluasi pembelajaran, penggunaan teknologi dalam pembelajaran, pengembangan media pembelajaran inovatif, hingga penguatan nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan akademik.
Selain mendapatkan teori dan konsep, peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan praktik mengajar (microteaching) sebagai sarana untuk mengimplementasikan materi yang telah dipelajari. Kegiatan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga karena peserta dapat memperoleh masukan dan evaluasi dari fasilitator maupun sesama peserta guna meningkatkan kualitas proses pembelajaran yang akan diterapkan di kelas.
Menurut Toni, S.H.I., M.H.I., keikutsertaan dalam PKDP memberikan banyak manfaat dan pengalaman baru yang dapat mendukung pelaksanaan tugas sebagai dosen.
“Melalui kegiatan PKDP ini, saya memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai strategi pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa, penyusunan perangkat pembelajaran yang efektif, serta pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama dalam proses pendidikan. Materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan dosen dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi saat ini,” ujarnya.
Kegiatan PKDP juga menjadi wadah untuk membangun jejaring akademik dengan dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Interaksi dan diskusi yang terjalin selama kegiatan memungkinkan peserta untuk saling bertukar pengalaman, berbagi praktik baik dalam pembelajaran, serta memperluas wawasan mengenai pengelolaan pendidikan tinggi yang berkualitas.
Salah satu materi yang memberikan kesan mendalam adalah penguatan kompetensi dosen dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Di era transformasi digital saat ini, dosen dituntut tidak hanya mampu menyampaikan materi secara efektif, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan keterlibatan mahasiswa.
Selain itu, materi mengenai moderasi beragama memberikan pemahaman yang lebih luas tentang pentingnya membangun sikap toleran, menghargai keberagaman, serta menciptakan lingkungan akademik yang harmonis. Nilai-nilai tersebut sangat penting untuk diterapkan dalam kehidupan kampus maupun dalam interaksi sosial yang lebih luas.
Kegiatan Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) ini diselenggarakan oleh PTP UIN Walisongo Semarang sebagai bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia. Melalui program ini diharapkan para dosen dapat terus mengembangkan kompetensinya sehingga mampu memberikan kontribusi yang lebih optimal bagi kemajuan institusi, mahasiswa, dan masyarakat.
Hasil yang diperoleh dari kegiatan PKDP akan menjadi bekal penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di STIS Sultan Abdurrahman Pontianak. Berbagai pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti program ini diharapkan dapat diimplementasikan secara nyata dalam proses pembelajaran sehingga mampu menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, kreatif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa.
Partisipasi dalam PKDP juga merupakan wujud komitmen dosen untuk terus belajar, berkembang, dan meningkatkan kualitas diri sebagai pendidik profesional. Dengan peningkatan kompetensi yang berkelanjutan, diharapkan dosen dapat berperan lebih efektif dalam mencetak generasi yang unggul, berintegritas, dan mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Identitas Peserta
Nama: Toni S.H.I., M.H.I
Perguruan Tinggi: STIS Sultan Syarif Abdurrahman Pontianak
Kegiatan: Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) Tahun 2026
Penyelenggara: PTP UIN Walisongo Semarang
Waktu Pelaksanaan: Juni 2026

Informasi Penyelenggara
Kegiatan Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) ini diselenggarakan oleh UIN Walisongo Semarang sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu dan pengembangan kompetensi dosen di Indonesia.
Website Resmi UIN Walisongo Semarang: https://walisongo.ac.id
Kata Kunci: Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP), PTP UIN Walisongo Semarang, Pengembangan Kompetensi Dosen, Pendidikan Tinggi, Dosen Pemula, UIN Walisongo Semarang.
STIS Syarif Abdurrahman Pontianak Resmi Tutup Rangkaian PKM-BH 2026 Kelas Reguler B
Setelah sukses menjalankan berbagai program pengabdian, Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Syarif Abdurrahman Pontianak resmi menutup rangkaian kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Hukum (PKM-BH) Tahun Akademik 2026 bagi mahasiswa Kelas Reguler B. Acara penutupan yang berlangsung khidmat ini diselenggarakan pada hari Sabtu, 9 Mei 2026, bertempat di Aula Al Madani, kampus STIS Syarif Abdurrahman Pontianak.
Kegiatan diawali dengan prosesi pembukaan yang dipandu oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne STISSA yang menggema di seluruh ruangan, menambah suasana sakral dan semangat kebangsaan di antara para peserta. Dalam laporannya, Ketua Panitia PKM-BH menyampaikan apresiasi atas dedikasi para mahasiswa yang telah terjun langsung ke masyarakat untuk memberikan edukasi hukum. Puncak acara ditandai dengan sambutan hangat dari Ketua STIS Syarif Abdurrahman Pontianak, yang sekaligus secara resmi menutup seluruh rangkaian kegiatan PKM-BH 2026. Sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras peserta, dilakukan penyerahan sertifikat secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa yang menandakan telah tuntasnya kewajiban pengabdian mereka.
Suasana Aula Al Madani tampak dipenuhi oleh mahasiswa yang kompak mengenakan almamater kuning kebanggaan STIS, menciptakan pemandangan yang penuh semangat dan rasa kekeluargaan.

Acara diakhiri dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas kelancaran program, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara pimpinan, dosen, dan seluruh mahasiswa. Kegiatan PKM-BH ini diharapkan tidak hanya menjadi syarat akademik semata, namun mampu membentuk karakter mahasiswa yang peka terhadap problematika hukum di tengah masyarakat serta memperkuat eksistensi STIS Syarif Abdurrahman Pontianak dalam menebar manfaat melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Peningkatan Mutu Akademik: STIS Syarif Abdurrahman Pontianak Gelar Workshop Kompetensi Dosen Pemula
Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan profesionalisme tenaga pendidik, Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Syarif Abdurrahman Pontianak sukses menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula. Kegiatan akademis yang penting ini dilaksanakan pada hari Selasa, 21 April 2026, bertempat di salah satu ruang pertemuan yang representatif di Pontianak, dihadiri oleh jajaran pimpinan, pemateri ahli, dan para dosen pemula di lingkungan STIS Syarif Abdurrahman. Workshop ini dirancang secara khusus untuk memberikan pembekalan komprehensif bagi para dosen yang baru meniti karier akademis mereka. Fokus utama pelatihan adalah pada peningkatan keterampilan substantif dalam pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengajaran dan penyusunan bahan ajar yang berkualitas dan inovatif.
Acara inti workshop dipandu oleh dua narasumber yang pakar di bidangnya. Pemateri pertama, Dr. Syahbudi, M.Ag., mengupas tuntas mosi “Teori dan Teknik Buku Ajar dalam Meningkatkan Kapasitas Dosen Pemula.” Pemaparan ini menekankan pentingnya pemahaman landasan teoretis dalam menyusun materi kuliah yang efektif.

Melanjutkan sesi, Pemateri kedua, Dr. Yusuf, S.H.I., M.H.I., memberikan paparan yang sangat praktis mengenai “Praktek Penyusunan Draft & Outline Buku Ajar.” Melalui metode interaktif, beliau membimbing para peserta langkah demi langkah dalam menstrukturisasi ide-ide akademis menjadi kerangka buku ajar yang sistematis dan siap kembang. Peserta pun merespons dengan penuh antusiasme, berdiskusi, dan mempraktikkan langsung poin-poin yang disampaikan.
Suasana workshop terlihat hidup dengan interaksi aktif di setiap sesi. Tidak hanya mendengarkan paparan, para dosen pemula juga diberi kesempatan untuk mempresentasikan ide draft buku ajar mereka dan mendapatkan umpan balik langsung dari para pemateri. Jajaran pimpinan STIS Syarif Abdurrahman pun turut hadir, memberikan dukungan moral dan ikut serta dalam diskusi, menunjukkan komitmen institusi terhadap pertumbuhan karier dosen pemula. Kegiatan workshop ini diakhiri dengan sesi foto bersama yang penuh kehangatan. Melalui pembekalan ini, diharapkan para dosen pemula STIS Syarif Abdurrahman Pontianak semakin termotivasi dan siap memberikan kontribusi terbaiknya dalam melahirkan generasi intelektual muslim yang berkualitas di Kalimantan Barat.
